Recent Posts

    Kue Lopis - Cinta story

    Hari berikutnya setelah masalah yg sudah berlalu dan kami yang kembali akrab bahkan sudah melupakan masalah tersebut.

    Kali ini pekerjaan tidak begitu banyak beda seperti hari-hari sebelumnya jadi dari pagi kami hanya mendengarkan musik sambil bermain-main sembari menunggu kesibukan yang tak kunjung datang.

    Waktu itu hp ku dipakai oleh kak hafidz dan dia malah pesan kue lopis menggunakan akun facebook ku ya ampun...
    Kataku sembari menatap layar handphone yah mau tidak mau orderannya harus ku ambil lah, sumpah sehari aku jadi kurir pesanannya mana dia pesannya sepuluh ribu dan sialnya lagi saat sampai di penjual lopis ternyata lopisnya habis tapi untungnya penjual tersebut memberikan sisa lopis yang tidak dijual secara geratis. Ku ambillah lopis itu dan tak lupa berterimakasih.
    Dijalan aku hanya komat kamit sambil mengendarai motor karena ulah kak hafidz yang sangat usil, dengan wajah terpaksa senyum ku berikan kue lopisnya kepada kak hafidz dan parahnya dia malah komentar begini katanya" kenapa begini ini" oh tuhannn keluh ku dalam hati dengan penuh kesabaran ku jawablah bahwa kue itu diberi secara geratis jadi tidak dikemas.
    Cukup sampai disitu bahkan dia tidak menawariku sama sekali yah gak berharap sih, tapi setidaknya dia bisalah berterimakasih.
    Setelah itu akupun duduk dikursiku sambil mengetik laporan PKL yang nantinya akan ku setor saat selesai PKL di MALTEK, eh datang lagi sih hafidz ini kupikir dia bakal buat susah tapi nyatanya dia menawarkan laporan PKL nya tahun lalu untuk ku copy dan ku lanjutkan hehehhee aku cukup senang karena hal itu nantinya akan cukup memudahkanku.


    Sampai sini dulu yah
    Story By : Yati

    0 Response to "Kue Lopis - Cinta story"

    Post a Comment

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel